Pelajar SMA Temukan Sabun Dari Limbah

    0
    54
    Membuat Sabun Dari Limbah
    Membuat Sabun Dari Limbah

    PATI, netizenia.com- Pelajar SMA PGRI 2 Kayen lolos mengikuti final Indonesian Project Olympiade (ISPO) Jakarta, 24-26 Februari mendatang. Atas inovasinya menciptakan, bioantiseptik dari limbah kulit kacang dan sabun pasta silika dengan bahan abu sekam padi.

    Penemuan sabun pasta silika sebagai sabun cuci piring ramah lingkungan ini, diklaim memiliki kualitas lebih bagus dari sabun produksi pabrikan. Selain itu, hasil cucian lebih bersih, kasat dan menghilangkan kuman.

    Demikian dengan penemuan kedua, Bioantiseptik dari limbah kulit kacang. Sabun antiseptik ini, memiliki aktivitas anti bakteri E Coli, serta mampu membersihkan kuman dan bakteri, layaknya sabun antiseptik yang dijual di pasaran.

    “Dua projek sains tersebut dikerjakan siswa kami hanya dalam kurun satu tahun saja. Inovasi ini bisa menjadi alternatif pengembangan industri limbah, bagi dunia industri,” ungkap Kepala SMA PGRI 2 Kayen, Surata, Rabu (1/2) kemarin.

    Lanjutnya, penelitian dengan bahan limbah ini karena di Bumi Mina Tani, limbah kulit kacang dan abu sekam padi sangat melimpah. Apalagi, Pati salah satu lumbung padi di Jawa Tengah, selain itu industri kacang di juga ada. Sehingga, para siswa berinisiatif untuk memanfaatkan limbah tersebut, agar bisa dimanfaatkan.

    “Temuan ini selain berasal murni dari lingkungan juga ramah lingkungan, tidak seperti produk pabrikan yang beredar. Sehingga, wajar saja bila siswa kami mampu lolos di final ISPO,” jelas Surata.

    Sementara itu, guru pembimbing penelitan sabun bioantiseptik, Betti mengatakan, meski terkendala peralatan, para siswa tetap semangat untuk menciptakan inovasi ini. Sehingga harus, meminjam laboratorium instansi pendidikan lain.

    “Keterbatasan kami dalam hal, terutama sara laborat untuk melakukan penelitian. Jadi kami bekerjasama dan MOU dengan universitas, yakni UNDIP dan UNNES,” bebernya.

    Baca:  Budidaya Kelor Marak di Desa Kedungbulus

    Meski dengan fasilitas dan sarana seadanya, SMA PGRI 2 Kayen berupaya untuk terus menyempurnakan penelitian para siswanya. Pihaknya juga berharap, adanya investor yang mau bekerjasama dengan sekolah. Sehingga, setiap temuan dari para siswanya dapat dipasarkan. [Ntz]

    Sedang memuat...