Pati Akan Punya Museum Diorama

0
103
Renovasi Museum Diorama
Renovasi Museum Diorama

PATI, netizenia.com- Prihatin dengan kondisi Gedung Juang Kartika 45 yang berada  di Jalan Panglima Sudirman, jajaran Kodim 0718/Pati mulai merubah gedung tersebut menjadi museum diorama yang berisikan miniatur para pejuang Kabupaten Pati. Selain itu, gedung peninggalan zaman belanda tersebut juga agar lebih representatif dan terawat.

Dandim 0718/ Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengatakan, renovasi yang dilakukan tersebut selain agar tempatnya lebih bagus dan nyaman, juga akan dijadikan museum diorama agar warga pati bisa mengenal para pahlawan.

“Gedung peninggalan zaman Belanda itu memiliki ornamen khas yang bisa menjadi wisata edukasi di bidang perjuangan dan kepahlawanan. Dengan adanya museum diorama yang menyajikan miniatur para pahlawan, diharapakan lebih menarik masyarakat untuk datang ke gedung tersebut,” jelsnya kemarin.

Disamping itu, gedung tersebut juga merupakan tempat berkumpulnya para pejuang veteran yang seharusnya patut dibanggakan dan disediakan fasilitas yang nyaman. Nantinya, mereka juga akan berbagi cerita tentang perjuangn-perjuangan yang sduah dilakukan dahulu kepada generasi penerusnya.

“Adanya fasilitas museum diorama yang menyajiikan replika para pejuang dalam bentuk patung, lukisan dan lain sebagainya, didalamnya juga disertakan dokumen sejarah. Nantinya, para pengunjung bisa bertanya-tanya kepada para pejuang veteran yang ada di sumeum tersebut,” terangnya.

Pihaknya juga berharap agar nantinya gedung tersebut menjadi wahana pariwisata lokal yang dapat dinikmati semua kalangan, terutama untuk mengenang para pejuang. Untuk itulah, gedung juang kartika 45 tersebut direnovasi agar nampak lebih rapi. Selain itu, fasilitas parkir juga akan di perlebar agar para pengunjung tidak bingung saat parkir kendaraan.

“kami berkomitmen dan meminta restu agar renovasi Gedung Juang 45 dapat berhasil, sukses dan memberikan manfaat kepada generasi penerus bangsa. Nantinya para pejuang veteran dan masyarakat luas bisa memanfaatkan gedung ini untuk berkumpul dalam kegiatan apapun. Tempat halaman parkir di depan Gedung Juang juga bisa dimanfaatkan pedagang kaki lima (PKL) sebagai sumber ekonomi,” pungkasnya. [Ntz]

Baca:  Petani Padi Harapkan Kepedulian Pemerintah
Sedang memuat...