Puluhan Anak Kampanyekan Perlindungan Terhadap Anak

0
109
Kampanye Perlindungan terhadap Abnak
Kampanye Perlindungan terhadap Abnak

Semakin maraknya kasus kekerasan terhadap anak membaut orang tua maupun lembaga perlindungan anak semakin geram. Pasalnya, anak yang seharusnya mendapatkan pendidikan yang layak, dibina dan dilindungi justru malah menjadi obyek kekerasan. Bakan anak juga menjadi obyek traviking yang tentunya sangat tidak manusiawi.

Berdasarkan fakta itulah Pusat Pembengan Anak Cluster Pati-Juwana melakukan aksi kampanye perlindungan di pertigaan Puri atau tugu Piala Adipura pati, Jumat (21/10). Aksi ini dilakukan oleh puluhan anak-anak yang menginginkan hak-haknya dipenuhi sebagaimana mestinya. Anak yang tidak ingin dunianya dirampas oleg orang-orang tidak bertanggung jawab.

“Setiap tahun kami mengadakan aksi kampanye perlindungan anak ini. Kalau tahun lalu kami mengadakan aksi di Juwana dan tahun ini di pati. Dengan adanya kampanye ini, kami memfokuskan untuk mengkampanyekan perlindungan pada anak. Karena tanpa adanya perlindungan, anak tidak akan bisa berbuat apa-apa, tidak bisa belajar dengan nyaman dan tidak bisa menikmati dunianya,” papar Tri Hantini Kusuma Dewi selaku koordinator Aksi kampanye perlindungan anak.

Disamping itu Staf Perlindungan Anak 314 Telogowungu, Zakaria Jaslan  juga menambahkan banyak sekali kasus kekerasan terhadap anak. Hanya saja terkadang orang tua tidak berani atau tidak mau melapor karena dianggap sebagai aib. Kalau paradigma yang demikian ini terus dipelihara oleh para orang tua, maka kasus kekerasan terhadap anak banyak yang tidak terungkap. Padahal apabila hal semaca itu dilaporkan justru pihak yang berwajib akan memburu dan menangkap pelaku sehingga kasus kekerasan terhadap anak ini bisa semakin berkurang.

“Saya sara banyak sekali kasus kekerasan terhadap anak di Pati ini, terutama kekerasan terhadap seksual. Banyak anak-anak yang diperkosa tetapi orang tua mereka tidak mau melapor karena dianggap sebagai aib,” tambahnya.

Baca:  Petani Padi Harapkan Kepedulian Pemerintah

Tri Hantini juga berharap dengan adanya kampanye ini pelaku kejahatan terhadap anak bisa segera berkurang dan ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib. Selain itu dengan adanya kampanye ini masyarakat bisa turut aktif untuk menjaga dan melindungi anak serta berani melapor kepada polisi ketika terjadi kekerasan terhadap anak.

“kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap anak, melaporkan segala bentuk kejahatan terhadap anak kepada pihak yang berwajib,” tandasnya.

Sedang memuat...