Antara Istiqomah Dalam Kemenangan, Atau Jatuh Di Lubang Yang Sama

0
239
kemenangan peperangan melawan hawa nafsu

Ramadhan sudah hampir tiga minggu berlalu, digantikan bulan syawal. Bulan Syawal atau hari raya ini sering kita maknai sebagai hari kemenangan, hari dimana hingar-bingar kemengan kita sambut dengan kumandang takbir, setelah sebulan lamanya kita berpuasa.

Kemenangan yang kita rayakan di bulan syawal tersebut  adalah bentuk selebrasi atas keberhasilan menundukkan hawa nafsu selama satu bulan berpuasa di bulan ramadhan. Tidak hanya sekedar menahan lapar dan haus, namun penundukan hawa nafsu secara keseluruhan, baik secara lahir mau batin, mengganti  amalan yang sia-sia menjadi amalan yang lebih bernilai di sisi Allah SWT.

Mungkin dari sebagian kita masih mengingat jelas kenangan ramadhan yang telah kita lalui. Atmosfir ketakwaan dan ukhuawah untuk membesarkan ramadhan sangat kental terasa. Masjid yang biasa sepi mendadak banyak dikunjungi hingga penuh sesak untuk melakukan ibadah, bahkan sholat yang dianggap berat berjamaah seperti subuh juga penuh sesak. Ibadah ukhuah seperti sedekah, berbagi takjil juga hampir menjadi keseharian, sholat malam juga seakan menjadi ibadah rutin yang tiada beban menjalankannya. itulah kesakralan ramadhan yang sangat bernuansa untuk selalu dekat sang pencipta.

Baca:  4 Keutamaan Dzikir Di Bulan Ramadhan
Sedang memuat...