Destinasi Wisata Kejayaan Bumi Sriwijaya

0
336
netizenia.com
Menikmati liburan tidak harus meninggalkan aspek sejarah yang erkait erat dengan keindonesiaan kita. Ada banyak wisata sejarah yang mungkin akan menggugah minat anda. Selain anda bisa menikmati keindahan wahana wisata yang ditawarkan, ada juga bisa mengetahui bagaimana sejarah indonesia pada zaman dulu melalui peninggalan-peninggalannya.
Palembang merupakan salah satu kota wisata lengkap dengan sejarah kejayaannya. Dulunya dikenal sebagai kerajaan sriwijaya. Kerajaan sriwijaya ini meninggalkan tempat-tempat unik dan estetis yang saat ini banyak menjadi rukukan wisatawan mancanegara.
Palembang merupakan kota tua di indonesia  yang usianya usianya kurang lebih 1382 tahun. Rentan waktu yang begitu lama, ternyata Palembang juga empunyai destinasi wisata yang kaya akan cerita sejarah dan budayanya. Berikut ini adalah wisata peninggalan kerajaan siwijaya yang sampai saat ini masih diletarikan oleh pemerintah dan masyarakat sekitar.
1.       Benteng Kuto Besak
netizenia.com

 Mengenal sejarah masa lampu Palembang dapat dilihat dari bangunan sejarahnya. Salah satunya Benteng Kuto Besak. Benteng yang memiliki panjang 288 meter dan lebar 187 meter ini dibangun pada masa Sultan Mahmud Badaruddin I selama 17 tahun. Sampai saat ini, benteng kuto Basek menjadi ikon wisata sejarahnya palembang.



2.       Jembatan Ampera
netizenia.com

Satu destinasi yang tidak boleh terlewatkan saat traveling di palembang, yaitu mengunjungi ikon dari kota tersebut. Jembatan Ampera namanya. Sekilas, bentuknya mirip dengan Golden Gate Bridge yang ada di San Francisco. Perlu anda ketahui bahwa jembatan Ampera ini dibangun pada tahun 1962 dengan posisi membelah sungai Musi sepanjang 1117 meter dan tinggi 63 meter.

3.       Stadion Gelora Sriwijaya
Nagi pecinta bola, ada lagi ikon wisata kota Palembang yang tidak boleh anda lewatkan yaitu Stadion Gelora Sriwijaya. Stadion ii dikenal juga dengan sebutan Stadion Jakabaring ini merupakan stadion kebanggan warga Palembang. Sesuai dengan namanya, bentuk stadion ini menyerupai kapal yang menunjukkan simbol kerajaan Sriwijaya, kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara.
4.       Pulau Kemaro
Baca:  Karakter Kopi JOLONG PATI
netizenia.com
Apabila anda mengunjungi pulau Kamero, Anda akan disuguhkan dengan romansa cinta ala Tan Bu An dan Siti Fatimah. Tidak berada jauh dari Benteng Kuto Besak, terdapat dermaga kecil yang akan mengantar kita ke sebuah pulau legenda yang berbalut romantisme. Pulau Kemaro memancarkan pesona dengan unsur budaya Tionghoanya. Di dalamnya terdapat Kelenteng dan Pagoda. Selain sebagai tempat peribadatan warga Tionghoa, Pulau Kemaro juga sering didatangi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat mengenai budaya China.

Ada satu yang cukup unik. Warga lokal menyebut Pulau Kemaro ini sebagai pulau jodoh. Jawabannya ada di sebuah pohon. Di sini ada pohon yang dinamakan pohon cinta. Mitosnya jika menuliskan nama beserta pasangannya, dipercaya akan langgeng. [Cho/Ntz]

Sedang memuat...