Show di Melborne, Desainer Restu Anggaini Akan Pamerkan Busana Muslim Dari Botol Plastik Bekas

0
186
netizenia.com

Menjadi desainer tidak semudah membalikkan telapak tangan, harus mampu meneropong busana masa depan yang cocok untuk digunakan masyarakat, terutama kaum Hawa. Perubahan trend membuat desainer terus memutar otaknya untuk menciptakan kreasi-kreasi baru yang lebih variatif dan modis. Terlebih dengan desain busana muslim yang harus lebih kreatif dan inovatif agar tidak terlihat ketinggalan zaman.

Restu Anggraini sebagai seorang desainer busana muslim, terpilih menjadi satu-satunya desainer yang mewakili Indonesia untuk show di Virgin Australia Melbourne Fashion Festival 2016. Wanita dengan sapaan akrab Etu itu mengaku bangga dan senang karena hal tersebut. Wanita 28 tahun ini berhasil terpilih setelah mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh pihak Jakarta Fashion Week.
Etu akan memamerkan rancangan terbarunya berupa busana kerja untuk wanita muslim, maskulin tapi tetap modest. Tetap membawa ciri khasnya yakni detail handmade yang khas, Etu kali ini menampilkan kepangan. Terdapat sekitar 12 hingga 16 koleksi yang nanti ditampilkan. Etu merupakan desainer pertama yang menampilkan busana muslim di ajang internasional tersebut.
Dalam acara festival ini, Etu memilih kain ultrasuede yang berasal dari bahan daur ulang sampah plastik sebagai bahan dasar untuk membuat busana. Material yang dipakai untuk merancang koleksi terbarunya merupakan hasil dari daur ulang botol plastik kemudian dibuat menjadi benang.

 “Bahannya dari botol bekas dan botol itu didaur ulang terus jadi benang dan akhirnya menjadi kain, namanya ultrasuede. Aku di-support sama perusahaan Jepang untuk menggunakan material daur ulang itu,” jelas Etu.

Dalam setahun belakangan ini, Etu memang berusaha menggunakan material yang ramah lingkungan. Seperti sebelumnya, ia menggunakan material ramah lingkungan Bemberg yang juga diproduksi oleh Jepang. Etu berharap langkahnya ini bisa semakin menyemarakkan eco fashion di Indonesia.
Etu rencananya akan berangkat tanggal 5 Maret dan tampil di Virgin Australia Melbourne Fashion Festival 2016 pada 10 Maret. Melalui deaian busana muslinnya nanti, Eta ingin menunjukkan kalau Islam itu indah. Ia ingin meredakan stereotipe buruk tentang wanita berhijab lewat fashion dengan menggelar trunk show saat berada di Melbourne, Australia. Trunk show yang direncanakannya tersebut akan berkolaborasi bersama beberapa desainer Indonesia serta tiga perancang terbaik di Melbourne. [NW/ Ntz]
Baca:  Cara Gampang Disukai Orang Setiap Saat
Sedang memuat...